Just stay and keep talking

Archive for the ‘Tips’ Category

Gallery

Balado Terong

Terong ungu adalah salah satu jenis sayur yang banyak dijumpai di Indonesia dan kerap diolah menjadi berbagai macam masakan. Manfaatnya juga banyak, diantaranya adalah mengurangi resiko kanker karena kandungan tripsin inhibitor.

Juga mengurangi epilepsi dan kekejangan syaraf, serta menghambat arterosklerosis atau kerusakan pembuluh darah.

Salah satu olahan masakan dari terong yang sangat digemari adalah Balado Terong. Rasanya yang pedas gurih disukai oleh lidah masyarakat Indonesia yang memang menyukai pedas.

Berikut resep masakan Balado Terong ala Sidomi;

Bahan
4 buah terung ungu, dipotong jadi 2 memanjang, lalu digoreng dengan api sangat kecil agar tak gosong.

Bumbu
2 lembar daun salam
1 cm lengkuas/laos, dimemarkan
2 lembar daun jeruk
1 buah tomat
1/2 sendok teh air asam
Garam secukupnya
1/2 sendok teh gula pasir
100 ml air

Bumbu Halus:
5 buah cabai merah keriting
3 buah cabai merah besar
6 butir bawang merah
Merica secukupnya

Cara membuat :
Tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, daun jeruk.

Masukkan tomat, jika sudah layu masukkan terong.

Beri air putih, air asam, garam, dan gula pasir. Masak sampai matang dan bumbu meresap.

Sumber

Gallery

Agar Sayuran Awet Segar Lebih Lama, Simpan Degan Cara Ini!

Buat ibu yang sibuk, berbelanja sayuran segar tak bisa dilakukan terlalu sering. Kebanyakan, rutinitas ini dilakukan satu kali seminggu. Agar kesegaran dan kualitasnya bisa tahan hingga seminggu ke depan, ada beberapa tips dalam menyimpannya!

Untuk menjaga kesegaran sayur-sayuran, cara yang praktis adalah dengan menyimpannya di dalam lemari es. Namun tak bisa asal diletakkan saja, namun ada beberapa trik untuk menyimpan sayuran ini agar tetap segar. Yuk simak!

1. Jagung
Agar lebih praktis, biasanya jagung dijual dalam keadaan sudah dikupas bagian kulitnya. Padahal, jagung yang masih berkulit bisa lebih awet dan menjadi pelindung jagung yang alami. Namun jika tetap memilih jagung yang sudah dikupas, simpan jagung dalam keadaan belum dicuci, masukkan ke dalam plastik, dan letakkan di dalam laci sayuran.

2. Terong
Jika tidak disimpan dengan baik, permukaan terong bisa cepat kering dan mengkerut. Untuk menghindarinya, simpan terong yang baru dibeli di dalam plastik pembungkus. Sebisa mungkin, minimalisir udara di dalam plastiknya. Kemudian simpan di dalam kulkas.

3. Selada
Selada segar yang baru dibeli sebaiknya langsung dipisahkan lembar demi lembar daunnya, kemudian dicuci dengan air dingin. Setelah daun selada kering, masukkan ke dalam wadah kemudian simpan di tempat yang bersih. Jika dibersihkan dan disimpan dengan cara seperti ini, selada bisa tetap segar selama 1 minggu.

4. Buncis
Buncis yang dibeli segar bisa bertahan hingga 1 minggu. Simpan buncis di dalam plastik dan letakkan di laci khusus buah dan sayuran. Untuk menyimpannya, buncis tak perlu dicuci terlebih dulu, dan baru dicuci sebelum diolah.

5. Berry
Buah berry seperti blueberry, raspberry dan juga strawberry memiliki kandungan nutrisi tinggi dan rasa yang asam-asam segar. Untuk menjaganya agar tetap prima, masukkan buah berry ke dalam wadah yang sudah diletakkan sehelai paper towel. Setelah siap, tutup buah berry dengan paper towel di atasnya. Untuk membersihkannya, cukup dicuci sesaat sebelum dikonsumsi. Jika disimpan dengan cara ini, kesegaran buah berry tahan hingga 5 hari.

Sumber

Gallery

8 Tips Berhemat Hingga Rp 1 Juta Setiap Bulan

Sering merasa ‘tongpes’ tiap akhir bulan? Bingung harus menghemat pengeluaran yang mana lagi? Mungkin justru karena Anda tidak sadar bahwa pengeluaran remeh-remeh itulah yang termasuk boros. Pengeluaran untuk belanja makanan atau jajan berkontribusi besar dalam anggaran Anda setiap bulannya.

Dengan membuat rencana belanja yang matang, membuat keputusan cerdas dan mengubah beberapa kebiasaan, Anda bisa menghemat hingga Rp 1 juta setiap bulannya. Berikut ini ada 8 tips berhemat yang mungkin bisa Anda ikuti dengan mudah, seperti dilansir dari DailyFinance (22/6/2012):

1. Jangan jajan kopi tiap hari
Buat kopi sendiri di rumah atau kantor maka Anda hanya perlu mengeluarkan Rp 100.000-350.000 per bulan. Bandingkan jika Anda setiap hari membeli satu atau dua gelas kopi di gerai seperti Starbuck. Jika segelasnya berkisar Rp 30.000-60.000 maka pengeluaran jajan kopi Anda setiap bulan bisa mencapai Rp 1 juta lebih.

2.Bawa botol minum sendiri
Daripada setiap hari beli air mineral atau air oksigen di minimarket seharga Rp 3.000-10.000, bawa botol minum sendiri yang bisa diisi ulang di rumah dan kantor. Atau kalau mau sedikit repot sekaligus ‘investasi’, beli alat filter air yang bisa mengubah air ledeng jadi air minum. Ini juga bisa menghemat pengeluaran membeli galon air mineral. Cara ini bisa menghemat hingga Rp 800.000 per bulan.

3. Beli yang sedang musim
Saat belanja bahan makanan atau buah, perhatikan waktunya. Cari yang sedang musimnya supaya dapat harga lebih murah.

4. Jangan buang-buang makanan
Ingatlah masa kadaluarsa setiap bahan makanan yang Anda beli. Ratusan ribu uang bisa terbuang percuma jika sayur, daging dan bahan makanan lain terlanjur rusak sebelum Anda sempat memasaknya. Menurut Natural Resources Defense Council, rata-rata warga Amerika membuang makanan senilai US$ 40 (Rp 380.000) atau setara 15 kg setiap bulannya.

5. Beli ukuran besar
Hati-hati dengan produk-produk berkemasan praktis. Memang lebih mudah jika beli snack dalam kemasan kecil. Tidak memenuhi ruang di tas. Tapi kepraktisan ini mengenakan biaya lebih mahal, sekitar 40% dari harga bahan baku. Lebih baik beli kemasan reguler atau ukuran jumbo, lalu Anda bagi-bagi sendiri ke porsi lebih kecil menggunakan wadah yang bisa dipakai berulang kali.

6. Jangan lihat merek
Coba beralih ke merek yang lebih murah atau lirik produk keluaran swalayannya. Menurut studi dari Private Label Manufacturers Association, selama enam minggu konsumen bisa menghemat 33% uang belanja reguler jika tidak memilih produk bermerek langganannya. Persentase ini setara dengan penghematan hingga Rp 300,000 per bulannya.

7. Hindari Makanan Beku
Mungkin Anda kira dengan membeli makanan beku yang bisa dimasak berkali-kali dalam waktu lama akan lebih hemat. Tapi tetap saja, ternyata membuat masakan dari bahan baku segar lebih murah. Dan lebih sehat tentunya.

8. Manfaatkan kupon diskon
Tak ada yang salah dengan kupon diskon karena memang Anda bisa menghemat lumayan banyak. Tidak perlu malu menggunakannya karena ternyata yang paling banyak menggunakan kupon diskon adalah golongan menengah atas.

Sumber

Gallery

Tujuh Trik Jamin Anak Suka Makan Sayur

ORANGTUA perlu memutar otak bila anak-anak tidak menyukai sayuran. Sejumlah trik akan membuatnya mau makan sayuran, yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya.

Simak beberapa trik agar si kecil gemar mengonsumsi sayuran, seperti dilansir Babble berikut ini:

Biarkan mereka memilih

Bisa dibilang, ini merupakan konsep baru bagi anak-anak. Biarkan anak-anak memegang kendali, tapi tetap dalam pengawasan Anda. Cara ini akan dapat menarik keinginannya untuk memilih sayuran maupun buah yang disukai sebab dia diajak untuk bertanggung jawab dengan pilihannya.

Ajak memasak

Sama seperti belanja, anak-anak sangat senang bila terlibat dalam aktivitas mengolah bahan makanan. Ajak mereka untuk membuat pasta, salad, atau kentang goreng. Anda yang mengatur berbagai sayuran dalam mangkuk kecil lalu biarkan dia menjadi kreatif.

Makanan yang dihindari

Karena rasa ingin tahu anak-anak masih tinggi, sebaiknya hindari pemberian makanan kaleng untuk mereka. Sayuran maupun bahan makanan segar lainnya jauh lebih enak untuk dikonsumsi.

Tutup semua makanan kecuali sayuran

Saat di rumah, hindari memberi camilan untuk si kecil. Perbanyaklah sayuran, dan jika anak-anak masih lapar, berikan sayuran untuknya. Biarlah mereka yang memilih.

Sajikan panas

Sementara sebagian anak-anak tidak suka mengonsumsi sayuran mentah, Anda bisa mengolahnya dengan cara dikukus atau dipanggang. Sajikan segera agar aroma yang menyeruak dari makanan mampu mengundang selera makannya.

Ajak anak ke kebun sayuran

Anak-anak sangat suka bila mengetahui jenis makanan yang akan dikonsumsinya. Karena itu, ajak mereka untuk memilih dan membiarkannya berinteraksi dengan kacang hijau, kacang polong, tomat, atau jenis buah-buahan dan sayuran lainnya.

Ulangi kembali

Karena selera anak selalu berubah dan berkembang, jangan menyerah untuk mencoba. Kalau hari ini mereka masih belum suka sayuran, Anda harus melakukannya berulang kali.

Sumber

Gallery

Trik-Trik Sukses Memasak Ikan

MEMASAK ikan, apakah digoreng, dibakar, dikukus, ataupun dipanggang, tetap saja ikan merupakan bahan makanan yang membutuhkan waktu untuk dimasak.
 
Ikan adalah hasil laut yang mengandung protein sehat untuk jantung dan asam lemak esensial disebut omega-3. Setidaknya, ada 50 jenis ikan yang bisa dimasak dan dikonsumsi.
 
Mengolah ikan tentulah disesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Terdapat beberapa trik memasak ikan agar ikan bisa menjadi sumber gizi yang menyehatkan tubuh Anda, seperti diulas Ehow, Jumat (4/5/2012) berikut ini:
 
Berapa lama masak ikan?
 
Sebelum diolah, ikan sebaiknya dicuci dengan air bersih. Kemudian, keringkan ikan dengan handuk kertas sebelum dimasak.
 
Jika diolah panggang atau kukus, masak ikan selama 10 menit, tetapi sesuaikan dengan ketebalan dagingnya. Ikan yang sebelumnya dibekukan membutuhkan waktu 20 menit untuk dimasak. Sementara, ikan mengandung minyak, seperti salmon, baring, dan tuna, sebaiknya diolah rebus, kukus, atau panggang untuk mengurangi kandungan lemaknya.
 
Usahakan pertahankan kadar vitamin dan mineral pada ikan, caranya tidak mengolah terlalu matang. Bila terlalu matang, daging ikan akan mengering yang menyebabkan teksturnya menjadi kasar.
 
Penambah rasa
 
Untuk memasak ikan, sudah pasti Anda harus memberikan beberapa bahan untuk memberi rasa, salah satunya air perasan jeruk lemon. Cara menggunakannya, gosokkan jeruk lemon pada tangan atau jari untuk mencegah bau amis pada kulit Anda. Berikan pula air perasan jeruk lemon pada seluruh bagian ikan sebelum dimasak.
 
Pada olahan panggang, jeruk lemon berfungsi mencegah ikan berubah warna saat dimasak sedangkan pada olahan rebus, irisan jeruk lemon berguna menjaga ikan tidak hancur.
 
Selain jeruk lemon, tambahkan pula bumbu dan rempah lainnya, baik segar maupun kering, seperti thyme, lada, bawang putih, dan jahe. Mentega atau minyak juga bisa ditambahkan pada ikan sebelum dimasak yang berfungsi menambah rasa dan kelembapan pada ikan. Gunakan minyak atau mentega dengan cara dioles pada dua sisi ikan sebelum diolah, baik ditumis, dipanggang, maupun direbus.
 
Sukses menggoreng
 
Salah satu mengolah ikan adalah dengan cara digoreng; sekira lima menit pada ikan utuh dan dua menit untuk ikan fillet. Gunakan minyak yang cukup untuk menggoreng kedua sisi ikan. Namun, jangan gunakan minyak yang berlebihan karena akan menurunkan suhu dan menyebabkan ikan menyerap minyak terlalu banyak.
 
Menggoreng ikan bisa memakai minyak yang diolah dari kacang tanah karena minyak ini dapat mempertahankan suhu memasak paling tinggi. Minyak goreng sebaiknya berada pada suhu 176,7 derajat Celcius ketika digunakan.
 
Ketika menggoreng ikan, Anda bisa melapisinya dengan tepung terigu untuk memberikan tekstur renyah serta menutup juicy pada ikan. Goreng ikan sampai berubah warna cokelat keemasan. Setelah matang, angkat ikan lalu taruh di atas kain atau tisu bersih utnuk menghilangkan lemak berlebih sehingga ikan tetap memiliki tekstur yang renyah.

Sumber

Gallery

Punya Usaha Sendiri Selalu Perlu Modal Besar?

Siapa yang tidak ingin melepaskan jabatan mereka sebagai karyawan bayaran dan kemudian menjadi Bos untuk orang lain? Haruskah menyiapkan modal besar untuk memulai sebuah bisnis?

Muda, sukses, dan hidup berkecukupan; rasanya tidak ada orang yang tidak ingin menjadi seperti itu. Menjadi pengusaha merupakan salah satu cara untuk mendapatkan penghidupan ekonomi lebih baik dibandingkan saat harus bekerja sebagai karyawan bayaran. “Sebisa mungkin pasang target hidup bahwa pada usia tertentu harus sudah bisa lepas dari orang lain dan menjadi Bos untuk diri sendiri serta orang lain. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa dengan menjadi pengusaha kita bisa mendapatkan kehidupan yang jauh lebih layak dibandingkan saat bekerja untuk orang lain,” ujar Santi Mia Sipan, pemilik usaha Jaty Arthamas Rizky.

Lantas, apakah modal yang harus disiapkan harus selalu besar dan bernilai puluhan juta rupiah? Tidak! Menjadi seorang pengusaha tidak melulu harus menyiapkan budget besar untuk memulainya. Misalnya saja dengan melihat contoh kasus pemilik usaha Justmine Pisang Ijo. Pasangan pengusaha asal Bandung ini memulai hidup sebagai pengusaha hanya dengn modal awal yang tidak menyentuh dua ratus ribu rupiah. Sebelum merintis usaha Pisang Ijo, Riezka terlebih dahulu membuka usaha voucher isi ulang di sebuah pasar. Setelah sukses dan memiliki uang simpanan lebih dari usaha pertama mereka, barulah Riezka merambah usaha lain hingga terbentuklah usaha kuliner Pisang Ijo yang kini terkenal.

Saat memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha, tidak hanya modal yang diperlukan. Mental baja dan tidak mudah menyerah adalah faktor penting kedua yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha. “Alhamdulillah sejak mulai berusaha hingga saat ini saya belum pernah mengalami masa terpuruk. Tapi, sebagai pengusaha, kita harus selalu siap dengan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Namun, memang, saat memasarkan produk yang saya jual pastinya saya pernah mengalami penolakan-penolakan. Dan saat seperti inilah komitmen saya diuji, apakah saya serius menjalani usaha saya atau tidak,” Santi Mia Sipan berbagi tips.

Setelah modal dan tekad terkumpul maka yang kemudian harus dimiliki adalah network atau jaringan kerja.Hm, bayangkan, bagaimana kamu bisa memasarkan produk jika kamu hanya bersentuhan dengan segelintir orang? “Network sangat penting bagi seorang pengusaha. Karena itu, kumpulkanlah network sebanyak-banyaknya saat masih bekerja. Percayalah bahwa itu semua bisa membantu usahamu,” Santi Mia Sipan kembali berbagi tips.

Selain itu, agar produk yang kita miliki mudah dikenal orang, sebaiknya ciptakan produk yang benar-benar baru atau setidaknya buatlah inovasi produk. Justmine Pisang Ijo adalah contohnya. Setelah berulang kali gagal menjual produk Pisang Ijonya saat di awal, akhirnya Riezka memutuskan untuk belajar membuaat Pisaang Ijo pada ahlinya sehingga bisa menawarkan produk dengan kualitas yang berbeda.

Sukses dengan usaha awal bukan berarti kamu bisa langsung puas dan berhenti mengembangkan diri. Justru di sinilah kamu ditantang untuk bisa membesarkan usahamu. Bisa dengan cara membuka cabang di tempat lain atau mungkin melakukan diversifikasi usaha. Nah, itu adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat kamu akan memutuskan untuk membuka usaha sendiri. So, apakah kamu sudah menargetkan kapan akan belajar mandiri dan berhenti jadi karyawan bayaran?

Sumber

 

Gallery

Bertengkar dengan Sehat

KONFLIK merupakan bumbu asmara, namun jika dibiarkan secara berlarut-larut dapat mengancam kelangsungan hubungan.

Jika dilakukan dengan cara-cara yg benar, pertengkaran dapat berlangsung secara sehat, dalam arti tidak menyakiti pasangan maupun diri Anda sendiri.

Bertengkar dengan sehat juga dapat membantu Anda dan pasangan untuk mencari solusi terbaik.

Konflik terbagi dalam tiga tahap, yaitu pra-konflik, puncak konflik, dan pasca-konflik. Munculnya perbedaan pendapat dari kedua belah pihak menandai masa pra-konflik. Di saat inilah emosi mulai timbul dan kedua pihak mulai merasa tidak nyaman.

Memasuki masa puncak konflik, emosi semakin meningkat dan ditandai dengan perdebatan. Sedangkan pasca-konflik diwujudkan dalam bentuk efek pertengkaran.

Agar konflik asmara tidak meluas, perhatikan beberapa kiat berikut.

1. Sadari tanda-tanda konflik
Emosi yg mulai muncul atau nada bicara tinggi merupakan salah satu tanda pra-konflik. Sebelum terjebak dalam konflik yang memuncak, sadari bahwa pasangan atau Anda sendiri tengah diliputi emosi. Segera diskusikan bersama pasangan apa yang tengah menjadi masalah. Pilih waktu dan tempat yang tepat, jangan ditunda sebelum konflik memanas.

2. Sampaikan keluhan dengan tenang
Diskusikan permasalahan dan sampaikan unek-unek Anda dengan kepala dingin, no drama! Jika masalah timbul karena Anda curiga pasangan berbuat macam-macam, kumpulkan fakta yang akurat dan pikirkan matang-matang, apakah kecurigaan Anda benar adanya atau sekedar ketakutan berlebih.

3. “Kita” bukan “Aku”
Bicaralah dari sudut pandang “kita”, dari sisi Anda dan pasangan. Melihat masalah hanya dari perspektif Anda saja dapat masalah berlarut-larut karena melibatkan ego.

4. Jadilah pendengar yang baik
Tak hanya menyampaikan unek-unek, Anda juga harus mendengarkan keluhan pasangan sebaik mungkin. Dengan begini, Anda dapat mengetahui apa yang si dia pikirkan dan rasakan mengenai persoalan ini.

5. Hindari gangguan
Matikan ponsel, televisi, atau apapun yang dapat mengganggu Anda dan pasangan selama berdiskusi. Mengalihkan perhatian hanya akan memperkeruh masalah karena menunjukkan sikap acuh tak acuh.

6. Tidak mudah ucapkan kata pisah
Sekali Anda mengucapkan kata pisah, kata ini akan kembali muncul setiap kali Anda dan pasangan bertengkar. Kalau dia benar-benar meninggalkan Anda, nanti Anda menyesal, lho.

Sumber

Tag Cloud